Tuesday, June 17, 2008

Takkan Terganti

Shit..!!

Siapa yang harus saya salahkan. Yang ngenalin saya ke lagu ini. Yang ngebuat lagu ini. Atau yang bikin lagu ini jadi sangat dalem buat saya.

Meski waktu datang
Dan berlalu saat kau tiada bertahan
Semua takkan mampu membuatku
Hanya kau yang berada di relungku

Jadi banyangkan, kalo kemaren di kampus, saya ketemu dia. Yang saya rasain, seakan-akan itu gerakan slow motion (yang pasti bakal bagus banget kalo di di dalem film), serasa kayak ada angin gitu. Dan puncaknya, samar-samar di otak saya terlintas lagu ini.

Hanyalah dirimu
Mampu membuatku jatuh dan mencinta
Kau bukan hanya sekedar indah

Ya, kamu. Kamu yang bertanggu jawab. Bukan Yovie Widianto. Bukkan juga Erwin, sahabat saya yang ngenalin saya dengan lagu ini.

Kamu yang ngebuat lagu ini berarti banget. Sampai saya gak kuat untuk memdengarnya lagi.

Karena lagu ini bakal bikin saya inget kejadian di kampus Ketika semuanya seperti di film-film.

Atau mungkin, ini salah saya, Yang gak bisa bicara terus terang denganmu.


A Nightmare Is Close To Me

Di kamar saya ada sebuah kalender yang bisa ditulis dan dihapus. Di tempel di atas meja belajar saya. Dan berfungsi sebagai agenda. Semua kegiatan saya, kuliah, latihan nyanyi, rapat, deadline tugas, jadwal ICT, hingga rencana pulang ada.

Biasanya saya antusias ngeliatin si kertas biru putih itu, yang jadi penanda kalo saya itu tipe mahasiswa yang rajin (dan tentu aja sibuk). Tapi akhir-akhir ini, saya males, Saya ngerasa horor kalo liatin dia. Dan ngerasa kalo, duh, banyak yang (seharusnya) bisa dikerjain.

Dan sekarang, saya peling ngeri liat di kolom yang saya tulis tanggal 20. Itu tanggal deadline Tugas Akhir saya. And, I'm still working on it, slowly...

Ngeri beneran....

Saturday, June 14, 2008

Don't Try This If You Have A Great Migrain

Two sachets of Indocaffe Coffemix (Coffe, Cream, and Sugar)

Two spoonfull of sugar (that you know the sugar is real sugar, contain a lot of sucrosse)

One big cup of hot water

Effort to start (again) detoxide from nicotine

Effort to start a healthy live

Morning brezze in your room

Mix them, and your migrain will kick you at the night... It's hard to to sleep, but I have plan the next morning...

Fun-fucking-tastic....

Ujian Lisan PHI1, Kalo Ini Lewat, Semester 2 Juga Lewat!!!!

Jadi gini ya, menurut saya dan beberapa teman HI UNPAD 2007, semester 2 ini kita cuma kuliah satu mata kuliah aja, Pengantar Hubungan Internasional 1. Oh ya, sama Praktikum Komputer (yang menurut saya, saya harus lulus..), di mana mata kuliah ini presentase kehadirannya harus 100%, gak seperti mata kuliah lain yang 80% (berarti bisa bolos kelas 3 kali gitu). Nah, pendapat yang sangat abssurd ini hampir diimani oleh semua angkatan saya. Masalah ekspektasi yang berlebih dari semseter ini udah pernah saya bahas di sini. Juga udah pernah Gope bahas di sini. Ayo Bima, bahas masalah ini juga... (devil mode : on).

Nah, masalah tersebut berimbas ketika musim ujian tiba, baik itu UTS maupun UAS. Kita, ya yang percaya asumsi awal tadi, hanya akan fokus di dua mata kuliah itu. Lebih tepatnya sih, kita cuma fokus di PHI1, yang lain....lewat. Maka, ketika Pak Wawan, dosen utama PHI1, mengumumkan bahwa UAS PHI1, yang mana formatnya sama dengan PIP, di mana dosennya juga sama, akan dilaksanakan mulai 9 Juni 2008 dan akan dimulai dari 2007, maka semua fokus hidup saya berpindah ke event akbar semester ini. Mencari fotokopian, minta soft file tugas, foto copy daftar buku, teori dan prominent, (mencoba) membaca reading kit, hingga berdoa pada Yang Maha Kuasa. Oh ya, tak lupa minta restu orang tua. Sekali lagi, terima kasih buat Kang Oce, tutor kita tercinta, yang udah ngasih tips and tricks buat ngadepin ujian yang satu ini, meski sebenarnya kita udah pernah kok Kang ngerasain di PIP, but well, for what is worth, THANK YOU.....

Maka, jadilah saya, yang berNPM awal, pada 9 Juni kemaren, harus menghadapi UAS Lisan PHI1. Saya, yang sangat odong-odong dan sotoy, tidak membaca reading kit, yang mana merupakan sumber dari semua pertnyaan UAS. Saya hanya bisa pasrah. Berdoa. Dan minta restu orang tua. Buku-buku kunci juga prominent juga rada-rada gak bisa. Saya cuma tau konsep secara global. Realisme itu gimana. Liberalisme itu memandang negara sebagai apa. Post Modernisme itu pengen teori gimana. Ya gitu lah. Makanya, saya sudah pasrah untuk pertanyaan pertama, pasti saya akan gagal di sini. Untung sukur kalo dapet buku atau tokoh yang emang semua orang tau. Saya hanya akan berharap di pertanyaan kedua, yang merupakan pertanyaan eksplanasi. Yang penting logika berpikir kita jalan. Ya. begitulah saya.

Orang pertama yang maju hari itu adalah Mitha dan dia dapet pertanyaan yang sangat...sangat...menyakitkan hati, Bahasa Inggri buat "Le c'estat, c' moi". Saya tahu, saya tahu. Tapi Mitha tidak tahu. Yah, padahal kalo saya yang didepan alamat B di tangan tuh. Mungkin bukan rezeki saya kali ya. Tapi, perasaan ini gak enak. Bener juga.. Di depan penguji panel (Pak Arry, Pak Wawan, Kang Oce, Teh Sendy, Bang Satriya) saya deg-degan mampus. Begitu Pak Arry bilang bahwa saya dapet Realisme yang ada dalam pikiran saya adalah "MAMPUS gue, realisme bukan spesialisasi gue...". Dan benar, "Jadi realisme itu banyak variannya, salah satunya Rational Choice Realism. Tokohnya ada dua, salah satunya Krasner. Satu lagi saiapa????". Duh, Krasner aja saya beru dengar pak, apalagi temennya. Ya udah demi menjawab, meskipun tau akan salah, yang keluar dari mulut ini adalah "Kenneth Waltz, Pak". Ya udah, saya harus balik dan mencarinya di reading kit. Dan ternyata sodara-sodara, jawabanya adalah Joseph Grieco.

Setelah menunggu hampir satu jam, saya kembali menghadap panel buat pertanyaan kedua. Teh Sendy, I TOTALLY LOVE YOU......... Makasih untuk pertanyaan yang ternyata saya bisa jawab. "Jelaskan model Prisoners Dilemma dalam HI". Wew... Dan untungnya, Kang Oce pernah ngejelasin ini di tutor... Hehehhehehehehe. Jadilah saya kurang dari lima menit di depan panel. Dan ketika saya berbalik ke belakang, temen-temen saya ngasih tepuk tangan. Berasa dapet OSCAR deh....

So, setelah tanggal 9 Juni, rasa-rasanya ujian berakhir, meskipun harus ngadepin ujian tulis tanggal 16 sampe 20 ini. Yah, minimal beban saya tinggal Tugas Akhir PHI1 yang belum kelar, masih 20%. Tapi saya yakin, bakal kelar cepet kok....

Folks, let's get the Ujian Tulis begin....

Cherss.....

PS : Stop to gossiping me!!! Itu cuma nambah pikiran saya aja. Kamu gak mau kan saya berubah......

Siapa Yang Salah...

Kesalahan terbesar dalam hidup saya adalah...
Ketika saya salah, saya tidak melihatnya sebagai sebuah kesalahan.
Ketika seharusnya saya bisa berbuat benar, saya malah memilih untuk bertindak tidak sesuai aturan.
Ketika saya bisa memberikan sebuah kontribusi, saya memilih untuk tidak peduli.
Ketika saya tahu pasti bahwa kesalahan ada di diri ini, saya malah menyalahkan dunia.

Semuanya terjadi, saya sadari, tapi tidak berusaha untuk memperbaiki.
Pepatah bilang, belajarlah dari kesalahan, ketika saya membuat pernyataan, kesalahanlah yang harus belajar dari saya.
Mengapa sering saya berbuat salah.
Menyalahkan lainnya.
Tak peduli.
Meski akhirnya menyiksa diri sendiri.

Kalau sudah seperti ini, siapa yang harus saya salahkan.
Keadaan.
Lingkungan.
Sahabat.
Lawan.
Atau seharusnya saya menyalahkan diri sendiri.

Entahlah...

Wednesday, June 11, 2008

Why falling in love never easy for me....????

I'm the judge, i'm there to judging her.
First match.
First team.
Second speaker.
She gave me an impression.
That she was smart.
And then she stole my heart

Make my palms sweat...

Make heart beat faster...

Like there was butterflies in my stomach...

The feeling still exist until the next day.
Until the time she must catch her train.
No conversation.
No phone number.
I just knew her name.

DAMN IT!!!
Why falling in love never easy for me....????

Wednesday, June 04, 2008

Menggila TA (Lagi...)

Ya, saya sedang menggila TA untuk yang kedua kalinya. Sekali lagi, biar lebih dramatis, SAYA SEDANG MENGGILA TA UNTUK KEDUA KALINYA...NYA...NYA (kasi sedikit echo, biar keren). Intinya, minggu ini sangat hectic banget deh, untung aja ketolong sama pengunduran deadline tugas yang diundur hampir sebelas hari dari jadwal awal. So, thank you so musch to Kang Oce, my beloved tutor, who make it possible to happen... Hehehe, terima kasih buat semua bimbingannya semseter ini.... Hope, we can make the second season of our tutorial...

Mengapa kedua kalinya ? Karena hal ini sudah pernah terjadi hampir enam bulan yang lalu. Tepatnya Desember 2007. Saya, dengan tingkat kekhawatiran MABA, memutuskan untuk mempersingkat liburan pulang kampung hanya untuk mengerjakan TA. Ya, TA, Tugas Akhir untuk sebuah mata kuliah yang, alhamdulilah, saya lulus dengan nilai B. Saya, yang seharusnya masih liburan hingga awal tahun 2008, harus ke Jatinangor pada Hari Natal. Dan, oke mulai tarik nafas dalam-dalam, sangat beruntung bahwa deadline tugas DIUNDUR. D*mn. Kalo gitu kan saya bisa taun baruan di rumah, tapi sudahlah itu semester lalu...

Yang penting, TA ini dikumpulin setelah UAS, jadi kalo UAS saya screw up, just leave it...

Saturday, May 24, 2008

Kuliah, Benarkah Begini???

Saya baru baca blog terbarunya neng Gope, sempet suprise juga karena ternyata udah banyak entry baru dari teman saya yang satu ini. Hmmm, enaknya mungkin saya ngenlin siapa Gope dulu kali ya... Well, saya kenal dia di HI UNPAD ini. Pertama kali kenal karena....namanya (I mean, her real name...) itu panjang banget. Omongannya meaning. Oh ya, begitu ditanya pertama kali sama dosen EFIR kita tercinta itu (I mean, Pak Reza) tentang siapa yang punya blog, dia yang pertama kali jawab, and her blog-url attract me to read... Well, Pe, ini sekalian promosiin anda juga kan... Hohoho....

Nah sekarang masalah apa yang menjadi perhatian saya di post terbarunya Gope adalah fakta bahwa kuliah di semester 2 ini.....sangat mengasyikan tapi menyiksa.. Bener katamu nak, niat tulus suci itu tidak dapat terealisasi dengan baik. Keadaan tidak mendukung. Dosen yang jarang masuk. Tugas yang tidak menumpuk. Toturial (yang tetap saja) menyenangkan. ;P Mungkin ini jawaban atas doa saya selama semester 1, ketika kuliah sangatlah padat, tugas menumpuk dan menyebabkan saya kurang tidur dan sering migren, hingga memutuskan untuk postpone dalam sebuah UKM.

Tapi tunggu, ketika awal semester 2 ini, saya sempet membuat sebuah pernyatan, yang menurut saya sendiri, GILA.... Yup, saya berharap dalam semester 2 ini, saya rajin belajar, rajin masuk kelas, gak kopas tugas lagi, ngerjain semua tugas dengan benar, dan melahap reading kit. Semua itu ditunjang fakta bahwa kuliah di semseter itu sangat melelahkan, ya fisik ya psikis juga. Juga ditunjang fakta bahwa IP semester 1 saya, menurut saya sih, kurang memuaskan.Hanya stuck di sedikit angka dibelakang koma, meski di depannya 3. Nah, demi memuaskan orang tua dan juga diri sendiri, saya punya tekad untuk lebih baik di semsester ini. No more Jatos on Monday to Friday. No more pirate DVD hunting till weekend. No more 21 in weekdays. No more obsesive-complusive to shoping. No more Bandung in weekend if it's not important. Do more reading, scientific one. Do more learning. Do more pray. Well, let we see now..

Awal semseter 2, gelagat gak baik udah mulai muncul. Beberapa nama dosen yang menurut saya galak, ternyata biasa saja. Mata kuliah yang seharusnya berat, lewat. Banyangan tugas-tugas yang berkepanjangan , gak ada tuh. Palingan tinggal PHI I (yang harus lulus, kalo gak bisa trauma) dan Komputer (yang harus masuk 100% demi UAS) yang menurut saya menjadi fokus perhatian saya dan teman-teman 2007 selama semester ini. Oh ya, tambahan lagi, Statistik Sosial deh (secara kita harus ngecek bolak-balik sebelum keluar kosan, apakah udah bawa kalkulator, apakah udah bawa tabel, apakah udah pake sepatu bukannya sendal!!!). Untuk yang lainnya, we hope we get A's.... hehehhehe

Sebagai dampak dari ketidaksemangatan kuliah semester ini, alhasil ada beberapa hoby yang (akhirnya) saya jalankan. Saya jadi menggila lagi dengan novel. Saya jadi menggila lagi dengan film. Saya jadi menggila dengan main. Saya menggila dengan internet. Dan, saya menggila dengan jalan-jalan. Satu hal yang ditunggu-tunggu setiap hari adalah apakah akan ada SMS dari Rendy yang menyatakan bahwa kuliah gak ada, apakah akan ada ujian skripsi yang membuat dosen akan nguji, apakah akan ada kuliah umum, apakah akan ada tugas yang berat. Dan semua akan senang jika tidak ada kuliah, tidak ada dosen, dan tidak ada tugas. Pastinya, esensi kuliah gak kita dapatkan di semester ini.

Wait...wait... Itukah yang saya inginkan??? Sebenarnya tidak. Banyak yang bilang bahwa semseter 2, dan semester genap lainnya, mempunyai jangka waktu yang pendek. Hal tersebut berdampak pada kenyataan bahwa, konon katanya, mata kuliah yang ada di semseter ganjil rata-rata adalah mata kuliah yang gampang. Benarkah? Gak juga sih... Semuanya, sebenarnya, bisa dibilang mata kuliah yang tidak main-main. Namun, kendalanya ya itu, waktu yang singkat, dosen banyak keperluan, dan lain-lain. Yang saya inginkan sebenarnya atmosfer kuliah seperti semseter kemarin. Biarlah kita kuliah padet, ngerjain tugas yang seabrek-abrek, ngerjain tugas dengan deadline ngumpulin yang gila-gilaan. Tapi, yang kita dapatkan adalah feel kuliah yang sebenarnya....

Dan mungkin, di akhir semester 2 ini, saya harus kembali berdoa. Mudah-mudahan semester depan, spirit kuliah itu datang lagi....

Tuesday, April 29, 2008

A Confession of A Show Director

Well, selamat datang di pengakuan seorang show director. Singkatnya, ini pengalaman pertama saya kerja di Divisi Acara. Kebetulan saya jadi Person In Charge kalo koordinatornya lagi gak ada, malah diangkat segala jadi co-koor. Mulai dari bikin konsep, mikirin tema, dress code, mikirin apa yang mau ditampilin, bikin rundown, jaga waktu, sampe ribetnya hari H.

HI-LITE (Hubungan Internasional for Long, Intimate, and Turning on Nite) : The Lite Side of HI merupakan malam keakrabannya HI UNPAD. Seperti tahun-tahun sebelumnya, penyelenggara makrab adalah angkatan termuda di jurusan, wich means untuk tahun ini angakatan 2007-lah yang bertanggung jawab untuk menjadi panitianya. Well, kami-kami ini baru saja lulus SMA, minim pengalaman dengan ego yang masih sangat besar. Namun, dengan semua kerja keras, tawa, tangisan, keringat, hingga emosi yang tercurahkan, kami menjadikan Selasar Sunaryo pada 26 April 2008 menjadi berkilauan.

Sejak pertama mulai staffing buat acara ini, saya memang sudah memutuskan untuk masuk ke Acara. Alasannya jelas. Di Logistik, saya orang yang tidak suka teknis. Di Marketing, saya kurang bisa menjual. Di LO, saya bukan perempuan. Di Humas, malas dengan birokrasi. Di Keamanan, bisa jadi bahan tertawaan. Di Konsumsi, tertarik tapi tidak akan all out. Jadilah Acara menjadi tujuan saya, sekaligus lahan saya untuk belajar. Kebetulan Widhi, koordinator divisinya, menurut saya berpengalaman dalam ngebuat acara seperti ini. Secara, saya memang belum pernah bikin acara. Apalagi langsung ada di divisi Acara. Jadilah saya, untuk pertama kalinya, menjadi bagia dari sebuah kepanitiaan di kampus.

Tugas pertama divisi ini tentu aja mengodok konsep mentah (atau lebih tepatnya membuat konsep) yang sudah diajukan menjadi sebuah konsep yang jelas dan dapat diwujudkan menjadi sebuah acara dengan format gathering. Yang pertama muncul ke permukaan sebagai konsep adalah bahwa kita akan ngundang band yang formatnya bisa akustikan (atau yang tidak memainkan musik gonjrang-ganjreng), sehingga konsepnya adalah One Night With. Diterima oleh angkatan, terkendala oleh aturan.

Gagal dengan konsep pertama, konsep pun digodok dengan sangat cepat!! Kurang dari tiga jam..... Hasilnya, The White Side of HI, yang akhirnya berevolusi menjadi HI-Lite : The Lite Side of HI (yang dikarenanakan oleh penyesuaian nama, sehingga tidak terkesan satu warna). Kita juga bikin tagline donk, berasa film gitu, which is Colors Are Sparkling (yang mana awalnya takut salah presepsi dan membingungkan angkatan atas).

Lanjut ke tempat. Sempat bingung karena :
  1. Kalo bisa outdor
  2. Bisa nampung sampe 700 orang
  3. Bisa berkesan
  4. Bisa sewa seharian
  5. Sesuai budget!!!!
Pilihan pertama, Dago Tea Huis. Kelebihan, luas, murah, outdoor pisan. Kekurangan, bakal menggila dekor, secara tempatnya gak bisa dibilang udah manis aja gitu..

Pilihan kedua, Selasar Sunaryo Arts Space. Kelebihan, tempatnya udah cantik, luas, keren, outdoor. Kekurangan, budget....

So, we take SSAS. Tanda tangan kontrak, fixasi tempat, dan lain-lain bukan bagian saya. Bagian saya adalah bikin rundown. Well, disinilah saya memulai peran sebagai Show Director. Dengan hanya berbekal catatan yang diberikan LO, saya dan Widhi harus membayangkan flow acara yang bakal kita wujudin. Sesorean kita ngegodok semua materi yang udah siap untuk masuk ke rundown, sebelumnya nanti dipublish dan akan di fix menjadi master rundown. Makes some phone calls, arguing, some nicotin akhirnya mengantarkan rundown kita siap publish.

Setelah dipublish, ternyata untuk menjadikannya master rundown, negosiasi berlanjut. Sesi telepon pagi-siang-malam dengan LO, juga dengan pengisi acaranya, more arguing, more nicotin mengantarkan master rundown kita, yang siap menjadi sebuah show di SSAS 26 April-nya.... Saatnya menajdi seorang Show Director...

Untuk kamu yang akan menjadi SD, untuk pertama kalinya, seperti saya, here are some tips... :

Siap Menjadi Seorang Yang Jutek
Kalau kamu bukan seorang yang jutek, siap-siaplah untuk menjadi seseorang yang lain. Jutek dibutuhkan untuk menghadapi pengisi acara, panitia lain, atau pihak-pihak lain yang bener-bener ganggu. Bagi temen-temennya SD, maklumilah tuntutan pekerjaan ini!!!

Fashion Is Painfull
Ingat bahwa meskipun kamu yang membuat aturan dresscodenya, meskipun kamu mempunyai sejuta impian fashion yang ingin diwujudkan, meskipun kamu ingin kelihatan fashionable, ingatlah bahwa menjadi SD haruslah nyaman. Kamu akan sering lari sana sini, naik turun tangga, berkeringat, dan lain-lain yang akan membuat kamu berpikir berkian-kian kali untuk menggunakan sesuatu. Sangatlah tidak bijak untuk memakai kombinasi berikut, long sleve white shirt, grey chekker vest, grey trousers, a pet cap, and PANTOFEL.... Hal terakhir akan membuat kamu merasa pegal-pegal selama dua hari setelah acara. Pakailah kets....

Demikian pengakuan dan pengalaman saya. Ini adalah sebuah langkah baru, yang mungkin akan saya tekuni.. So, enjoy...


Regrads,

David


PS : Foto bagaimana saya setelah acara bisa dilihat di MP saya...



Friday, April 18, 2008

Duh, Hilang Deh

Well, saya sempet gondok aja gitu sama blogspot dan multiply ini. Jadi kemaren saya sempet ngebuat satu posting yang, sumpah, panjang dan meaning banget gitu. Sayangnya, pas proses ngesave and publish, something happen with the connection. So, postingan yang, menurut saya bagus itu, gak bisa di [posting...

Well, saya mau nonton Indonesian Idol dulu ah...

Sekalian memastikan bahwa koneksi sudah bagus kembali..

Friday, April 11, 2008

Hiatus atau Hibernasi ?

Terima kasih buat semua yang sudah rela untuk baca blog ini. Blog ini memang hanya sekedar tumpahan uneg-uneg saya, juga kadang-kadang emosi yang berlebihan, yang sifatnya privat sih. Tapi tetep aja, to share is one thing that I can do...

Maaf, kalo semenjak posting terakhir saya di Februari, saya jarang update blog ini. Banyak kerjaan jawabannya. Tugas kuliah, tugas di Hi-Lite, ikut PST DC UNPAD, PSM, dan lainnya membuat saya, terkadang, mampet ide, atau tidak ada waktu untuk sekedar mengetik. Kalo online sih jangan ditanya, hampir setiap hari. But, to write something, I need not only good mood but also good surrounding...

So, sampe semua urusan selesai, saya akan hiatus, atau hibernasi ya?

Yang pasti, saya berusaha banget untuk update sesering mungkin...

So, enjoy..

Tuesday, February 26, 2008

Menjadi 19


I'm 19 today.

Huhhhhfffff.

19... Menjadi 19 berarti harapan saya pada diri saya sendiri untuk menjadi seorang yang lebih bijaksana dan dewasa. Semakin besar tanggung jawab yang ada pada diri saya, semakin besar juga harapan orang-orang bagi saya.

So, selamat menjalani 19 Vid!


Next posting : 18 to 19... Coming very soon!!!

Sunday, February 24, 2008

Officially HIMA

Hohohohohohohohoho...

Jarang posting ya saya ini....

Langsung aja...

Kemaren, saya dan dua orang temen saya, Haekal dan Ieya, jalan ke bandung. Baru sampe di Alfa Rabbani, si Haekal dapet SMS dari kang Wirya, dia masuk HIMA HI, dep. Kajian. Saya pikir saya gagal. Ya sudah, emang bukan rejeki kali ya. Sempet bilang sama Haekal, kalo saya gak masuk HIMA ya saya akan fokus di PSM.

Beberapa menit kemudian, HP saya bergetar.

Ada SMS masuk, isinya sama dengan Haekal...

So, I'm, now, an official member of Departemen Kajian HIMA HI UNPAD.

Wednesday, February 20, 2008

Matahari... Itu kah saya???

You are The Sun

Happiness, Content, Joy.

The meanings for the Sun are fairly simple and consistent.

Young, healthy, new, fresh. The brain is working, things that were muddled come clear, everything falls into place, and everything seems to go your way.

The Sun is ruled by the Sun, of course. This is the light that comes after the long dark night, Apollo to the Moon's Diana. A positive card, it promises you your day in the sun. Glory, gain, triumph, pleasure, truth, success. As the moon symbolized inspiration from the unconscious, from dreams, this card symbolizes discoveries made fully consciousness and wide awake. You have an understanding and enjoyment of science and math, beautifully constructed music, carefully reasoned philosophy. It is a card of intellect, clarity of mind, and feelings of youthful energy.

What Tarot Card are You?
Take the Test to Find Out.

Terima Kasih, Imran Ajmain…. Lagumu Menyadarkan Saya….

Rela ku menunggumu

Seribu tahun lama lagi

Tapi benarkah hidup ku kan selama ini

Biar berputar, utara selatan

Ku tak putus harapan

Sedia setia …

(Seribu Tahun – Imran Ajmain)



Pertama kali dengar lagu diatas, otak saya langsung merespon, kok saya banget ya… Menunggu dalam ketidakpastian gitu, malah cenderung mengharap tanpa usaha dan gak bergerak sedikitpun. Kedengerannya saya emang desperate banget kali ya… Mungkin juga sih.

Well, saatnya saya bicara jujur. Saya memang stuck dengan satu orang. Sejak kapan? Sejak SD. Silakan bilang saya gila. Silakan bilang saya irrasional. Tapi emang itu yang terjadi. Saya gak menutup hati buat orang lain (baca : cewe lain). Tapi ya begitulah, dia seaakan sudah menjadi blue print dari seorang perempuan idaman.

Sempat berusaha menjalin hubungan dengan yang lain, jadian (yang bodohnya hanya untuk menghibur diri!), hanya pdkt, males nyatain, hingga yang akut, ingin menunggu dia. Semua itu sakit. Sekarang, saya baru sadar, semua itu sia-sia. Udah saatnya saya move on. Kalau memang dia, ya nanti juga akan ketemu.

Sekarang saatnya untuk tutup buku lama. Nyadar kalo saya belum pernah bener-bener jadian. Kapan lagi kalo bukan mulai hari ini. Anggap aja saya belum pernah pacaran. Kalo naksir sih…sering banget. Anggap aja ini sebuah permulaan.


Dan, untuk semua itu, terima kasih untuk Imran Ajmain yang lagunya membuat saya melek. Bahwa meskipun saya rela untuk menunggu, tapi waktu tetap berlalu dan apakah mugkin saya akan begini terus.. Yang sekarang jawaban saya mantap ‘tidak’.



FYI, Imran Ajmain adalah penyayi asal Singapura. Lagu-lagunya enak banget, R&B dan Pop gitu. Lagu ‘Seribu Tahun’ ada di albumnya ‘Dengan Secara Kebetulan’. Di Indonesia ada gak ya…

Sekian aja…



Adakah engkau yakin

Ini CINTA

Adakah engkau pasti

Ini tuk selama-lamanya....

(Seribu Tahun – Imran Ajmain)





PS: Siapa yang membuat saya stuck? Terka sendiri…

Tuesday, February 19, 2008

Sedang Tidak Mood


Mungkin, lagunya Queen Latifah yang judullnya Moody's Mood For Love tidak cocok buat saya hari ini. Gak tau ya, dari tadi pagi bawaannya bete melulu. Dari mulai bangun, mandi, baca koran online, ke kampus, nunggu dosen, rapat, kuliah, makan, ngobrol sama temen, ambil duit, jajan, pulang ke kosan, online lagi, tiduran, sampe sekarang pun masih aja gak mood.

Apa ini gara-gara saya yang mikirin sesuatu?

Apa ini gara-gara udah lama gak nonton?

Apa ini gara-gara quiz tadi?

Apa ini gara-gara koneksi yang gitu deh?

Apa ini (hanya) gara-gara saya masih sendiri?

Tak tahulah. Yang pasti, I'm not in the mood today.

Wish tomorrow will be better!!!!

Sunday, February 17, 2008

A Good Quote..

Cuma mau nulis quote dari bukunya Paulo Coelho yang The Alchemist. Quote ini sangat bermakna buat saya, dan bener-bener bagus..



"Dan, ketika kamu menginginkan sesuatu, segenap alam semesta bersatu untuk membntumu meraihnya."


Berarti sesuatu untuk kamu ??

Sunday, February 10, 2008

Have Fun...

Tebak di mana???

Dua kata dan gambar di atas itu cukup menggambarkan gimana saya kemaren.. Lots of fun, with my beloved friends, and not thinking about the hell IP and other things. Pokoknya kemaren adalah bersenang-senang.


Bersenang-senang itu perlu, kawan. Secara selama ini kita udah didera dengan segala macam permasalahan kuliah. Mulai dari tugas-tugas yang menumpuk hingga ujian yang kayaknya gak ada habisnya. Sebagai mahasiswa yang emang niat kuliah (cie!!), saya baru bisa maen-maen ampe gila kalo udah gak ada kuliaha atau libur. Kebetulan minggu ini emang saya lagi gak kuliah, libur semesteran gitu.


Sebenernya liburan semesterannya sih udah lama.. Dari kapan taun deh. Saya juga di Bandung (atau tepatnya di Jatinangor!!) udah hampir semingguan juga. Tapi, setelah mengurus KRS, KKS, dan lainnya (disertai panik yang gak ada habisnya gara-gara transkrip ilang!!!), tibalah saatnya untuk bersenang-senang..

Perjalanan kali ini emang udah diniatin banget... Udah diomongin dari sebelum semuanya pada mudik. Rencana awal, mau ke Garut.... Gila kan.. Kata si Khairul sih, sekali-sekali ini. Berubah beberapa hari sebelum hari H, mau ke Ciwidey.... Pertamanya sih saya ragu-ragu ama tujuan kali ini. Kan kita perginya hari Sabtu tuh, trus malemnya kita punya kewajiban buat cari dana buat proyek yang lagi dikerjain... Akhirnya, tujuan dialihkan ke Tangkuban Parahu dengan rencana malem udah ada di Dago.. OK aja sih saya mah..


Eh besoknya, saya dateng pagi ke Alfa gerbang setelah ditelpon seorang teman. Ketemu Dian, Khairul, Mabrur. Akhirnya sarapan nasi kuning dulu ama anak-anak. Ketemu Nabila sama Iffa. Dan ternyata sodara-sodara... tujuan kita hari ini adalah Kawah Putih, which is ada di CIWIDEY... Sempet kaget dengan perubahan lokasi yang amat mendadak ini, Khairul ngasih tahu saya kalo ngamen apa enggaknya kita nanti itu tergantung dari anak-anaknya, kalo capek ya gak aja gitu.. OOOOOoooooooo, gitu... Saya sih ok-ok aja...


Dan dimulailah perjalan yang sangat menyenangkan (dan juga menggila itu), Jadinya saya semobil dengan cowok-cowok lainnya, kecuali Ghulam dan Billy, yang harus nyupir dan juga bertanggung jawab di mobil yang satunya. Sempet ngejemput Bima di Soekarno Hatta, berhenti sebentar di Griya, langsung deh kita ke Ciwidey.. Sampe di Ciwidey, saya sempet dengan odongnya nanya, emang Kawah Putih di Ciwidey ya...??? Yang hasilnya adalah teriakan menggila dari seisi mobil..

Sampe di Kawah Putih, kita harus adaptasi badan dulu dong dengan dinginnya daerah sana yang emang gila-gilaan gitu. Bajigur jadi supply hangat ke dalam tubuh. Gilanya, Mabrur sama Irul, entah apakah mereka lupa atau gila, pake celana pendek. Saya yang udah berlapis lemak alami, pake syal, sama jaket, tetep aja dingin. Gila mereka itumah..

Kedinginan Melanda Jiwa (duh bahasanya)

So, Kawah Putih. Spot yang bagus untuk foto. Jadinya ya jiwa narsis kita semua terpuaskan, terutama saya kali ya.... Sempet berapa jam cuma buat foto-foto, akhirnya kita semua merasa kalo udara udah jauh semakin dingin. Sempet Sholat dulu, dengan air wudhu yang dinginnya enggak banget, akhirnya mulai jalan lagi.

Narsisme tetap jalan atuh...

Next, Kebun Stoberi. Masih di Ciwidey. Yang niat ke sini cuma beberapa orang (Iffa, Nabil, Ayu). Yang lain mah tetep aja poto-poto gak jelas atau cuma istirahat. Tadinya sih saya niat mau beli strawberry, karena keliatannya sih enak. Gak taunya??? Asem.... Gak jadi deh..

Ini strawberryku, mana strawberrymu???

Pulangnya giliran rumah Bima yang disantronin. Alasan, sholat sama mau istirahat sebentar. Alasan utama, mudah-mudahan dikasih makan... Huahuahua... Tapi, makasih buat Mama ama Ayahnya Bima, yang udah mau nerima segerombolan mahasiswa yang kelaparan dari desa Jatinangor ini... Makasih sekali lagi...

Akhirnya, pulang. Tujuannya, udah pasti, Jatinangor. Ternyata menghilang sejenak saja dari hiruk pikuknya Jatinangor, dengan segala kedinamisannya sebagai kawasan pendidikan emang dibutuhkan. Kapan-kapan boleh lagi kok. Tidak menyesal, malah memberikan sebuah kepuasan..

Tujuan berikutnya, Tangkuban Parahu mungkin?


Btw, apakah suara saya mirip Tompi??? Makasih buat Adit, adeknya Bima, yang udah mau berkata jujur tentang itu.. Hwakakakkakakaka....

Saturday, February 09, 2008

Akhirnya... Kembali...

Setelah seminggu lebih saya pulang ke kampung halaman, akhirnya saya kembali juga ke Jatinangor. Sebenernya, saya udah ada di Jatinangor dari hari Minggu kemaren, buat ngurusi KRS dan lainnya. Tapi karena lagi males aja, saya belum sempet posting apa-apa.

O ya, sekarang saya gak usah repot-repot cari warnet atau ke tempat free hotspot, karena apa??? Karena kosan saya udah pasang internet sendiri, jadinya saya bisa lebih leluasa ngepost, online di FS, download, dan juga . . . Ah sudahlah, yang satu itu tidak usah dituliskan... Hehehe..

Hari ini sih rencana mau jalan-jalan ama temen-temen. Rencananya sih ke Tangkuban Parahu. Duh, serasa jadi siswa dasr SD mana gitu yang studi turnya TP... So, mungkin nanti malem bakal saya upload foto-foto beserta ceritanya, itu juga kalo jadi...

Enjoy the day ya...

Wednesday, January 23, 2008

Jatinangor, Ku Tinggalkan Sebentar

Current listen : Semenjak Ada Dirimu (Andity)


Well, setelah UAS yang mendera, rapat yang berlarut-larut, it's time to holiday...


So, HI UNPAD.... HAPPY HOLIDAY....


Ketemu di Semester Genap 2007-2008.....


Dengan semangat baru, mata kuliah baru, dan pikiran baru...


Selamat Pulang Kampung...

Switch to : Home (Michael Buble)