Sunday, October 03, 2010

Balada Tahun Keempat

Tidak terasa, sudah tiga tahun lamanya saya di Jatinangor untuk menuntut ilmu. Meskipun lebih banyak mainnya daripada di kelasnya, ada perasaan tersendiri ketika KRS awal tahun ajaran ini. Beban SKS mulai meringan seiring berjalannya waktu akademis, namun bukan berarti beban hidup juga turun dengan drastisnya. Entah kenapa, awal tahun ini seakan menjadi titik mula pembuktian saya dan teman-teman satu angkatan akan apa yang telah kami lakukan selama tiga tahun ke belakang. Ya, kawah candradimuka sudah di depan mata kawan-kawan! Siap ga siap, itulah realita.

Di mulai dengan adanya pilihan untuk mencantumkan Usulan Penelitian (yang berbobot 3 kredit) dan Skripsi (yang berbobot 6 kredit) pada rencana studi kami semester ini. Skripsi adalah kawah candradimuka itu! Peru tenaga lebih yang disalurkan, ini bukan hanya makalah 50 lembar untuk Tugas Akhir. Bisa dibilang, inilah pembuktian kami pada banyak pihak, mulai dari orang tua, teman, hingga dosen, bahwa selama tiga tahun kami menyerap apa yang dibincangkan di kelas. Kami memahami betul setiap teori dan aplikasinya. Dan kami kreatif serta inovatif dalam menuliskannya.

Mulailah kami menjadi makhluk-makhluk yang rajin ke perustakaan. Mencari ilham untuk tiga tema pra-usulan yang nantinya akan menentukan langkah selanjutnya. Saya pribadi baru mantap dengan dua angan-angan di kepala, sangat berat untuk merangkainya menjadi kata-kata satu halaman masing-masing tema. Teman saya ada yang sudah mengajukan judul, bahkan menjalani seminar usulan. Saya seakan-akan jalan di tempat! Hanya bermimpi sembari tanya sana tanya sini.

Bertanya pada kakak kami yang suda lulus, sudah sidang skripsi, sudah UP, sedang bimbingan mengakibatkan saya berkesimpulan bahwa pengalaman yang dilalui akan beragam. Saya takut, takut membanyangkan bagaimana saya nantinya! apakah target lulus Agustus ini tercapai? Atau saya akan menjadi sebagaian yang entah bagaiamana caranya akan berurusan lama dengan skripsi?

Maka seakan ada alarm kencang yang dibunyikan, "Hei kalian 2007, sudah saatnya bersikap dan menghasilkan sesuatu". Ada deadline yang harus dipenuhi.

Semoga balada ini akan dilalui dengan penuh sukacita, bukan dengan nestapa.

Semoga ...



David

No comments: